Waspadai Kehamilan di Luar Kandungan (Kehamilan Ektopik)

Dalam beberapa kasus kehamilan, terdapat sedikitnya wanita yang mengalami hamil di luar kandungan atau biasa dikenal dengan kehamilan ektopik.Hamil di luar kandungan merupakan suatu keadaan tidak normal dimana embrio atau bakal janin berada di luar rahim. Pada saat terjadi kehamilan seharusnya embrio yang akan menjadi janin nanti tertanam tepat di dalam rahim, dimana di dalamnya embrio akan tumbuh sebagaimana mestinya menurut usia kandungan. Namun dalam hal hamil ektopik ini, embrio gagal berkembang dengan baik karena tidak berada di tempat yang seharusnya.Keadaan ini merupakan salah satu komplikasi dalam kehamilan yang sangat serius, dapat mengancam nyawa janin dan ibu yang mengandungnya jika tidak ditangani dengan benar.

Hamil di luar kandungan menjadi berbahaya jika embrio yang melekat pada tuba falopi atau uterus mengalami pembengkakan yang berujung pada infeksi yang akan dialami oleh sang ibu. Untuk itu deteksi awal terjadinya kehamilan ektopik harus segera diketahui agar dapat segera ditindaklanjuti.Awalnya memang kehamilan ini tampak seperti kehamilan normal lainnya, namun pada minggu ke delapan baru dapat terlihat bahwa kehamilan yang terjadi abnormal.Gejalanya pun baru tampak pada bulan kedua, seperti payudara terasa nyeri dan mual yang dirasakan.

hamil diluar kandungan

Jika dapat terdeteksi sejak dini maka hamil di luar kandungan tanpa operasi pun dapat dilakukan.Cara mengatasinya dengan pemberian obat-obatan agar embrio tidak berkembang lebih lanjut di tuba falopi yang menyebabkan kerusakan pada bagian tersebut.Caranya dengan menyuntikkan obat pada ibu hamil, dengan cara ini obat suntik akan diserap oleh tubuh sehingga embrio mati dan tuba falopi tetap utuh. Jika sudah terlanjur parah, dokter pun terpaksa melakukan operasi bedah untuk mengambil embrio.

Jika ada yang bertanya hamil di luar kandungan apa penyebabnya, maka jawabannya adalah terdapat beberapa keadaan yang menyebabkan hal itu dapat terjadi. Riwayat pernah mengalami hamil ektopik pada kehamilan sebelumnya merupakan salah satu faktor penyebab.Kehamilan ektopik yang berulan g ini harus segera ditindaklanjuti agar ibu hamil tetap dapat memiliki buah hati.Infeksi pada tuba falopi, kelainan pada tuba falopi, serta riwayat penyakit menular intimual juga merupakan faktor penyebab terjadinya hamil di luar kandungan. Penyebab lainnya juga dapat terjadi jika sang ibu pernah melakukan pembedahan di sekitar wilayah tuba falopi.

Sebaiknya pada saat pertama kali hamil, setiap ibu hamil segera mencari tahu dan memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah kehamilan yang dialaminya normal atau berada di luar kandungan. Pasalnya hal ini dapat menyerang siapa saja dan gejala umumnya hampir sama dengan hamil yang normal. Oleh karena itu sangat penting mnegtahui adanya hamil di luar kandungan sejak dini agar segera dapat dilakukan pencegahan terhadap hal buruk yang akan menimpa ibu hamil.

Waspadai Kehamilan di Luar Kandungan (Kehamilan Ektopik) | posted by admin | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by WP-CopyRightPro