Tips Berhubungan Intim yang Benar Saat Hamil

Saat pertama kali mengetahui bahwa sang istri hamil, banyak pasangan yang takut berhubungan badan saat hamil. Mereka takut hubungan seks akan mengganggu janin yang ada di dalam rahim. Memang pada kondisi tertentu akan membahayakan janin jika hubungan seks dilakukan, namun itu hanya terjadi pada saat hamil muda saja. Para dokter dan pakar menyarankan untuk tidak melakukan hubungan badan ketika sang istri sedang hamil muda hingga usia kandungan mencapai usia 8 minggu. Hal ini terjadi karena pergesekan dan goncangan yang terjadi di rahim dikhawatirkan dapat membuat janin yang masih berumur sangat muda terguncang yang berujung pada flek dan keguguran. Namun ketika usia kandungan mencapai usia 2 bulan lebih dan kondisi kehamilan normal, sah-sah saja ketika hendak melakukan hubungan badan.

Untuk tetap aman berhubungan badan ketika hamil, terdapat beberapa tips dan trik yang harus diperhatikan oleh pasangan sumi istri. Pertama, berhubungan saat hamil muda hendaknya dilakukan di usia kandungan lebih dari 8 minggu dan harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai kondisi kehamilan. Kedua, kondisi kehamilan dan kandungan ibu hamil harus benar-benar sehat dan tidak mengalami resiko keguguran. Pada saat pemeriksaan kehamilan, dokter akan memeriksa kandungan terhadap adanya tanda atau resiko keguguran. Jika ibu hamil rentan terhadap resiko ini, dokter akan memberikan penguat kandungan dan juga asam folat di awal kehamilan.

berhubungan saat hamil2

Ketiga, sebaiknya saat berhubungan menggunakan pengaman atau kondom. Hal ini dikarenakan zat yang terkandung dalam sperma dapat membahayakan janin jika sperma tersebut sampai masuk. Oleh karena itu sebaiknya setiap pasangan mengontrol hubungan badan agar jangan sampai sperma mengenai janin, salah satunya dengan menggunakan pengaman. Keempat, berhubungan saat hamil keluar flek dapat dicegah dengan berhati-hati saat penetrasi. Setiap pasangan terutama pada pria, sebaiknya waspada saat penetrasi terjadi dan sebisa mungkin menghindari tekanan pada perut ibu hamil. Berhubungan saat hamil hendaknya tidak dilakukan sebebas ketika sang istri tidak dalam kondisi hamil.

Kelima, saat berhubungan sebaiknya menggunakan posisi tertentu yaitu woman on top dimana wanita berada diatas. Hal ini dilakukan agar posisi ibu hamil dan janin aman dari guncangan yang berbahaya. Beberapa posisi lain pun dianjurkan, seperti doggy style. Intinya yang harus diperhatikan adalah posisi perut ibu hamil harus terhindar dari tekanan. Keenam, setiap pasangan hendaknya meminimalkan hubungan badan saat hamil artinya hubungan tidak dilakukan sesering ketika sang istri sedang hamil. Maksimal 2 kali dalam seminggu adalah waktu yang aman untuk berhubungan pada pasangan yang sedang hamil. Terlalu sering melakukan membuat guncangan lebih sering terjadi sehingga beresiko menyebabkan kontraksi. Lain halnya dengan ketika usia kandungan mencapai 9 bulan, pasangan malah dianjurkan untuk lebih sering berhubungan agar memacu jalan keluar untuk si bayi. Itulah beberapa tips berhubungan saat hamil yang sebaiknya diketahui pasangan.

Tips Berhubungan Intim yang Benar Saat Hamil | posted by admin | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by WP-CopyRightPro