Merebaknya Fenomena Hamil di Luar Nikah

Fenomena hamil di luar nikah semakin menjadi bumerang dalam masyarakat.Pasalnya sekarang fenomena ini semakin marak terjadi, tidak hanya terjadi pada remaja tingkat SMA saja, namun juga merambah ke kalangan pelajar SD dan SMP. Bagaimana mungkin anak SD yang notabene masih anak ingusan tersebut tiba-tiba mengeluhkan dirinya tengah hamil pada sang ibu. Tentu saja ini menjadi keprihatinan yang luar biasa bagi kita semua.Anak SD dan SMP memang sudah bisa “dibuahi” sejak mereka mendapat menstruasi untuk pertama kalinya.Namun tingkat kesuburan anak yang semakin cepat itu tidak seharusnya dimanfaatkan oleh orang-orang tak bertanggung jawab yang membuat anak belum berumur tersebut menanggung malu seumur hidupnya.

Pemerkosaan yang mengakibatkan hamil pada anak dan remaja membuat bulu kuduk merinding, namun yang lebih mencengangkan lagi banyak kasus hamil di luar nikah yang terjadi atas dasar suka sama suka, bukan atas pemerkosaan yang dilakukan oleh satu pihak. Tidak tahu mendapat pelajaran darimana yang jelas banyak anak usia sekolah yang sudah mahir “berpacaran” sampai diluar batas dan mengakibatkan anak perempuan hamil. Saat ditanya oleh guru dan orang tuanya, dengan enteng mereka menjawab bahwa hubungan seks sudah rutin mereka lakuakn sejak pertama kali pacaran. Kerusakan moral tersebut jelas sudah mencoreng nama baik negara maupun agama.

hamil diluar nikah

Jika sudah terjadi demikian, maka mau tak mau para orang tua yang anaknya sudah terlanjur hamil memutuskan untuk menikahkan anaknya dengan “pacar” yang menghamilinya. Ironisnya, pernikahan dilakukan pada saat anak sedang hamil, sekan-akan masalah sudah terselesaikan jika si anak sudah menikah. Padahal hamil di luar nikah menurut pandangan islam jelas haram hukumnya dan neraka balasannya jika pelaku tidak segera bertobat. Masih menurut agama islam, menikah pada saat mempelai perempuan sedang hamil tidak diperbolehkan, jadi walaupun mereka sudah menikah pun status hubungan dalam islam tetaplah zina karena pernikahan yang dilakukan tidak berdasarkan ketentuan agama. Para orang tua yang sudah terlanjur malu tersebut tidak kuat lagi manambah rasa malu jika harus menunggu jabang bayi lahir terlebih dahulu baru menikah.

Anak dan remaja yang terlanjur hamil tersebut seharusnya diberi pengarahan agar segera bertobat dan mengakui kesalahannya, karena tidak ada tempat selain neraka bagi para pezina yang tidak bertobat.Meskipun menahan malu, para orang tua harus lebih bijak dalam mengambil langkah agar masalah yang sudah terlanjur terjadi ini segera ditemukan solusinya.Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi kita orang tua yang memiliki anak, bahwa pengetahuan akan seks bukanlah hal yang tabu dan wajib diberitahukan ada anak pada saat mereka kecil agar mereka menghindari perbuatan seks bebas yang berujung pada hamil di luar nikah.

Merebaknya Fenomena Hamil di Luar Nikah | posted by admin | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by WP-CopyRightPro