Mengenal Tanda Hamil Anggur (mola hydatidosa)

Kehamilan meski baru memasuki usia muda akan menyebabkan perubahan-perubahan pada tubuh ibu,yang dapat menjadi tanda wanita hamil. Semakin cepat mengenali tanda-tanda tersebut akan semakin baik karena ibu dapat segera menyesuaikan diri dengan kondisi kehamilan, mengingat hamil muda rentan akan terjadinya keguguran.

Beberapa tanda-tanda hamil diantaranya terlambatnya siklus menstruasi, bercak-bercak darah menyerupai menstruasi namun lebih sedikit, perubahan payudara, perubahan mood, selalu merasa ingin kencing, hingga mengidam. Bila ibu mengalami tanda-tanda tersebut setelah melakukan hubungan seksual, segera periksakan diri untuk mengetahui apakah ibu benar-benar hamil. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan menggunakan test pack atau dengan pemeriksaan USG untuk secara langsung melihat apakah ada janin pada rahim.

Memastikan kehamilan dengan pemeriksaan yang lebih valid penting untuk dilakukan, karena beberapa tanda-tanda kehamilan normal mirip dengan tanda-tanda hamil anggur. Hamil anggur (mola hydatidosa) adalah kehamilan yang abnormal berupa tumor jinak yang terjadi sebagai akibat dari kegagalan pembentukan bakal janin sehingga terbentuk jaringan permukaan membran (vili) yang mirip gerombolan anggur. Kehamilan ini timbul karena adanya kondisi tidak normal pada plasenta sebagai akibat adanya kesalahan pertemuan sel telur dengan sperma sewaktu terjadinya pembuahan.

tanda hamil anggur

Tanda-tanda pada kehamilan mola hydatidosa mirip dengan kehamilan normal seperti tidak terjadinya menstruasi dan morning sickness. Tanda lain yang terjadi, yang dapat membedakan kehamilan anggur dengan kehamilan normal adalah adanya bercak coklat gelap pada akhir trimester pertama yang ditemui pada kehamilan anggur. Ibu dengan kehamilan anggur dapat mengalami hipertensi dan hiperemesis (muntah yang berlebihan) yang terjadi sebelum kehamilan memasuki usia 20 minggu. Tanda-tanda fisik dapat dilihat dari wajah dan badan ibu hamil tampak pucat dan kekuning-kuningan yang disebut juga dengan wajah mola (mola face). Bila mengalami kondisi-kondisi tersebut, segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pada pemeriksaan fisik, ditemukan terjadi pembesaran uterus lebih besar dari usia kehamilan serta tidak ditemukannya denyut jantung pada janin. Kadar hCG (human chorionic gonadotropin) juga mengalami peningkatan disertai pula dengan peningkatan hormon tiroksin. Pada pemeriksaan dengan USG tampak tidak ada janin yang terlihat.

Hamil anggur dapat terjadi pada wanita dalam masa reproduksi atau multiparitas (telah melahirkan bayi dalam keadaan hidup atau mati secara berulang kali, dapat sebanyak 5 kali atau lebih). Angka kejadian hamil anggur di rumah sakit besar di Indonesia berkisar 1 dari 80 kehamilan. Kehamilan anggur yang terjadi dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti perdarahan hebat, perdarahan berulang, anemia, infeksi sekunder dan menimbulkan keganasan. Bila mengalami hamil anggur, maka penanganan terbaik adalah melakukan kuretase.

Hamil anggur memiliki tanda yang mirip dengan tanda-tanda pada kehamilan normal. Selain informasi mengenai tanda-tanda kehamilan normal, informasi tentang kondisi keabnormalan pada kehamilan juga penting untuk diketahui terutama apabila keabnormalan tersebut memberikan tanda-tanda yang mirip dengan kehamilan normal dan sulit dibedakan. Bagi para pasangan yang mempersiapkan kehamilan, bekalilah diri dengan informasi tanda wanita hamil sebanyak-banyaknya.

 

Mengenal Tanda Hamil Anggur (mola hydatidosa) | posted by admin | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by WP-CopyRightPro