Memilih Obat Batuk Yang Aman Untuk Ibu Hamil

Berbagai jenis obat batuk beredar di pasaran, dan aman dikonsumsi pada kondisi normal. Namun perlu diperhatikan bahwa obat yang aman sekalipun dapat menjadi berbahaya bagi ibu hamil. Obat dan makanan apapun yang dikonsumsi ibu akan tersalurkan kepada janin sehingga harus lebih selektif saat memilih obat batuk untuk ibu hamil. Kondisi janin yang belum sempurna akan memberikan respon yang berbeda seperti yang diterima ibu bila mengkonsumsi zat-zat kimia termasuk komponen-komponen yang terdapat dalam obat.

Obat batuk untuk ibu hamil tidak hanya dapat diperoleh dengan membeli produk jadi di apotek atau toko obat. Meskipun memang ada produk-produk yang aman, pastikan berkonsultasi dengan apoteker sebelum memilih obat batuk untuk ibu hamil yang aman. Bahan-bahan kimia pada obat-obatan dikategorikan dalam 5 kelompok yang membedakan keamanannya bagi ibu hamil yaitu A,B,C,D, dan X. Jika ibu sempat mencari informasi di internet atau dari apoteker terkait obat batuk, pastikan komponen-komponennya merupakan kelompok A dan B untuk kategori keamanan pada kehamilan.

Indonesia yang kaya akan keragaman hayati-nya memiliki banyak bahan-bahan alami yang lebih aman untuk digunakan oleh ibu hamil. Berikut adalah beberapa bahan alami yang aman digunakan sebagai obat batuk untuk ibu hamil tradisional.

1. Air putih
Batuk timbul karena tubuh mencoba mengeluarkan zat-zat asing dari tenggorokan karenanya tenggorokan seringkali merasa gatal dan membuat tidak nyaman. Air putih adalah salah satu pilihan tepat untuk mengatasi kondisi tersebut. Minum air putih secara teratur dalam jumlah yang cukup juga membantu mencegah dehidrasi mengingat kebutuhan air pada saat hamil juga meningkat.

obat batuk ibu hamil

2. Kencur
Kencur banyak dipilih untuk mengatasi batuk. Jika sudah terbiasa, kencur dapat dicuci dan dikunyah saja, namun dapat juga diparut, diperas dan diminum air perasannya. Ibu dapat menambahkan garam, jahe atau air perasan jeruk nipis untuk menghilangkan rasa pahit pada kencur. Kencur memiliki aktivitas anti-peradangan yang akan memulihkan kondisi bila mengalami batuk yang parah.

3. Jeruk nipis dan kecap
Bila tidak menyukai rasa kencur, pilihan lain adalah dengan menggunakan jeruk nipis dan kecap. Untuk membuatnya, jeruk nipis cukup diperas untuk memperoleh sarinya dan menambahkan sedikit kecap. Obat tradisional ini akan membantu melegakan tenggorokan dan mengencerkan serta membantu mengeluarkan dahak. Jeruk nipis mengandung minyak atsiri dan zat-zat yang dapat mengendalikan otot-otot pernapasan sehingga dapat meredakan batuk

4. Asam jawa
Buah ini dapat digunakan untuk melegakan tenggorokan dan meluruhkan dahak. Obat dibuat dengan merebus asam jawa bersama dangan kencur dan garam. Saring dan minum dalam kondisi hangat satu gelas kecil sebanyak 2 kali sehari.

Memilih Obat Batuk Yang Aman Untuk Ibu Hamil | posted by admin | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by WP-CopyRightPro