Berbagai Tips Menyusui Yang Baik Saat Hamil

Banyak pertimbangan yang harus dipikirkan saat seorang ibu yang sedang hamil juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan nutrisi yang tepat bagi bayi. Walau bagaimanapun, ASI tetap menjadi pilihan makanan yang paling baik untuk bayi. Banyak hal yang harus dipikirkan saat seorang ibu memutuskan untuk menyusui saat hamil. Asupan nutrisi dan kondisi fisik serta psikis yang baik dan memadai menjadi faktor penting yang harus dipikirkan.

Menyusui saat hamil membuat ibu harus memenuhi nutrisi yang dibutuhkan bayi dan janin. Terlebih, seorang ibu hamil seringkali mengalami morning sickness dengan gejala mual dan muntah yang membuatnya enggan makan. Bila ibu sedang menyusui, hal tersebut tentu sangat berbahaya bagi janin karena asupan nutrisi untuknya akan berkurang. Banyak hal yang harus dipenuhi dan dipertimbangkan, namun bukan berarti menyusui pada saat hamil tidak boleh dilakukan.

Asalkan menyusui pada saat hamil dilakukan secara benar, keduanya dapat dilakukan secara bersamaan. Demikian adalah cara menyusui saat hamil mudaagar, keamanan dan kesehatan ibu, janin dan bayi dapat tetap terjamin.
1. Memperhatikan asupan nutrisi
Pada masa awal kehamilan, banyak sel pada janin yang akan terbentuk. Pada masa ini janin tentu saja membutuhkan nutrisi untuk menyempurnakan perkembangannya. Di sisi lain, ibu tidak hanya harus menyediakan nutrisi bagi dirinya sendiri untuk menjaganya tetap sehat, namun juga bagi bayi dan janin, sehingga asupan makanan harus sangat diperhatikan. Asupan makanan yang tidak mencukupi akan berbahaya bagi janin karena tidak akan menerima nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangannya.

menyusui saat hamil

2. Perbanyak konsumsi air minum
Menyusui dapat meningkatkan resiko terjadinya dehidrasi pada ibu yang akan berbahaya juga bagi janin, terutama bila ibu tinggal di daerah panas. Jumlah cairan yang dibutuhkan selama menyusui adalah sekitar 2.500 – 3.000 cc setiap harinya. Ibu yang tinggal di daerah panas dapat mengkonsumsi air lebih banyak. Jika merasa haus, segeralah minum air dan jus. Setiap kali sesudah menyusui, kembalikan cairan tubuh dengan minum.

3. Jangan tergesa-gesa
Kondisi emosional ibu sangat mempengaruhi kondisi ASI yang diterima bayi, terutama pada masa awal kehamilan saat gejala morning sickness terasa paling berat. Menyusuilah dengan kondisi santai dan jangan tergesa-gesa. Mulailah dengan payudara kanan selama 15 menit dan kemudian menggantinya pada payudara kiri. Lakukan secara bergantian.

4. Waspadai kontraksi
Pada saat menyusui, ibu akan memproduksi hormon oksitosin. Hormon tersebut dapat menyebabkan kontraksi pada bagian payudara dan rahim. Meskipun kontraksi pada rahim tidak berpengaruh signifikan bagi janin, namun tetap waspadai kondisi tersebut. Jika rahim terasa nyeri, segera hentikan kegiatan menyusui.

Menyusui saat hamil bolehkah?

Melakukan kegiatan menyusui pada saat hamil memang menimbulkan banyak resiko, namun bukan berarti ibu tidak boleh melakukannya. Asalkan tetap memperhatikan hal-hal yang penting dan menyusui dilakukan dengan cara yang benar, kedua hal tersebut dapat dilakukan bersamaan. Perlu diketahui pula bahwa peningkatan hormon progesteron selama masa kehamilan dapat membuat rasa ASI menjadi kurang enak. Namun, bila bayi tidak memiliki masalah dengan hal tersebut, menyusui tetap dapat dilakukan. Perhatikan dan penuhi asupan nutrisi dan cairan lewat makanan dan minuman yang dikonsumsi, maka kegiatan menyusui saat hamil tetap dapat dilakukan dengan aman.

Berbagai Tips Menyusui Yang Baik Saat Hamil | posted by admin | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by WP-CopyRightPro